Jumat, 28 Desember 2012
Latar belakang berdirinya Gugusdepan di Pondok “Al-Islam”
Seiring dengan bertambahnya jumlah santri yang masuk belajar di pondok
ini, bertambah pulalah hajat pembina Pramuka Pramuka kepada Organisasi
yang lengkap dan memenuhi syarat untuk berkembang, memenuhi syarat
pencapaian kwalitas seluruh andika, untuk itu Pondok “Al-Islam” sangat
membutuhkan berdirinya Gugusdepan untuk kepentingan
mengorganisasi.Apakah sebenarnya yang menarik para pendiri Pondok ini
kepada adanya pendidikan Kepramukaan ?, dan apa pula yang mendorong
untuk selalu berusaha berjalannya pendidikan kepramukaan yang
berkwalitas untuk pondok yang relatif muda usianya pada waktu usaha
mendirikan Gugusdepan yaitu 5 (lima) tahun ?.Kurang lengkaplah kiranya
bila pendorong atau latar belakang adanya suatu yang penting itu tidak
diketahui oleh pengelola, para pembina, para wali murid, masyarakat yang
ingin mengerti, bahkan oleh para pramuka sendiri yang disiapkan sebagai
bibit unggul untuk dijadikan pramuka-pramuka yang tangguh, baik,
kwantitatif dan kwatitatif maka inilah beberapa hal yang pokok dari
latar belakan berdirinya si pondok “Al-Islam” :Semakin membengkaknya
jumlah santri di pondok ini tahun ajaran demi tahun ajaran (tahun 1971
jmlah santri = 316 santri, tahun 1988 = 1364 santri)Banyaknya permintaan
dari para pendidik, para pembinadan dorongan fisitif dari pimpinan
Pondok.Di hajatkanya intensifikasi fungsi pembina Pramuka dan anak didik
Pramuka sehingga di harapkan lancar dan setabillah pendidikan
kepramukaan di Pondok “Al-Islam”.Kemanfaatan pendidikan Kepramukaan yang
berjalan dan mendorong adanya Panca Jiwa Madrasah yaitu
:KeikhlasanKesederhanaanMenolong diri sendiriUkuah islamiyahBebasAdanya
kemauan yang tinggi dari fihak pendiri Pondok, pendidik dan Pembina
untuk memanfaatkan ilmu, pengalaman dan ketrampilan di bidang
kepramukaan agar
tercapai daya guna dan tepat guna dari para pembina pelatih dan anak
didik Pramuka. Karena “Sebaik-baik Orang Adalah Yang Paling Berguna Bagi
Orang Banyak” (hikmah).
Mula Pertamanya Gerakan Pramuka Di Pondok Pesantren “Al-Islam”
Pondok Pesantren “Al-Islam” mlarak ponorogo di joresan ( + 12 km ke selatan dari kota ponorogo) adalah suatu lembaga pendidikan islam yang didirikan oleh majelis wakil cabang Nahdlatul ulama’ mlarak pada tanggal 12 Muharram 1386 H / 02 Mei 1966.Pada awal mulanya madrasah ini belum ada pendidikan kepramukaan, meskipun pendirinya banyak yang berpengalaman dalam kepanduan dan menganggap perlu adanya Gerakan Pramuka di pondok ini. Maka barulah ide Gerakan Pramuka ini bernama “Madrasah Tsanawiyah Islamiyah” karena memangmasih berusia 3(tiga) tahun (tingkat Tsanawaiyah). Pada tahun 1969 baru di tambah dengan Aliyah, menjadi Madrasah Tsanawiyah Aliyah “Al-Islam”. Gerakan Pramuka di Pondok ini berdirinya dipelopori oleh : Bpk. Zainal Arifin (gandu), Bpk Amal Sa’dani (serangan) dan Bpk. Slamet Zuhdi (gandu) setelah mereka mengikuti penaka tahun 1968, dengan latihan-latihan temporer dan belum intensif.Setahap demi setahap pendidikan non formal ini berjalan terus di pondok “Al-Islam” sejalan dengan lajunya perkembangan pendidikan dan pengajaran, semula tenaga pramuka di ambil dari santri kelas V (lima) dan VI (enam) yang belum berijazah pembina, namun mereka sudah banyak pengalaman dalam kepramukaan, karena sudah mengikuti latihan-latihan perkemahan-perkemahan beberapa tahun. Hal itu dapat terjadi sebab sejak tahun 1968 ini segenap santri diharuskan oleh pondok untuk menjadi pramuka dan aktif mengikuti kegiatan-kegiatan dan latihan-latihan secara rutin, keharusan menjadi andika dan berlatih serta mengikuti segala kegiatan “sunah Madrasah” yang selalu di jelaskan dalam pekan perkenalan pada awal tahun ajaran (kepada segenap santri) dan dalam pertemuan-pertemuan wali murid (kepada wali murid) oleh pimpinan pondok.
Rabu, 26 Desember 2012
Cara Menaksir
Menaksir
itu adalah mengira-ngira. Oleh karena itu jika hasil penaksiran berbeda
sedikit dengan kenyataan sebenarnya (dengan batas tertentu. Kemudian
disebut toleransi) sudah dianggap baik/benar.
Menaksir Lebar Sungai
Dengan cara perbandingan
1. Tetapkan titik A diseberang sungai (pohon/batu)
2. Jadikan tempat kita berdiri (titk B)
3. Berjalanlah ke kiri/sisi sungai sejauh 10m, itu titik C
4. Dari titik C jalan terus sejauh 5m (setengah dari jarak BC) dan itu adalah titik D.
5. Dari titik
D tersebut kita jalan menjauhi sungai kearah E,dengan pandangan melihat
ke samping. Berhentilah jika sudah melihat titik C dan titik A tepat
satu garis.
6. Dengan demikian jarak lebar sungai adalah 2XDE
Jumat, 21 Desember 2012
Detik-Detik Kelahiran Gerakan Pramuka
Latar Belakang Lahirnya Gerakan Pramuka
Gerakan Pramuka lahir pada tahun 1961, jadi kalau akan menyimak latar belakang lahirnya Gerakan Pramuka, orang perlu mengkaji keadaan, kejadian dan peristiwa pada sekitar tahun 1960.
Dari ungkapan yang telah dipaparkan di depan kita lihat bahwa jumlah perkumpulan kepramukaan di Indonesia waktu itu sangat banyak. Jumlah itu tidak sepandan dengan jumlah seluruh anggota perkumpulan itu.
Gerakan Pramuka lahir pada tahun 1961, jadi kalau akan menyimak latar belakang lahirnya Gerakan Pramuka, orang perlu mengkaji keadaan, kejadian dan peristiwa pada sekitar tahun 1960.
Dari ungkapan yang telah dipaparkan di depan kita lihat bahwa jumlah perkumpulan kepramukaan di Indonesia waktu itu sangat banyak. Jumlah itu tidak sepandan dengan jumlah seluruh anggota perkumpulan itu.
Kamis, 20 Desember 2012
Permainan Pramuka
1. REBUT DAN RAMPAS
Peralatan : Tongkat atau sapu lidi untuk tiap anak
Jumlah pemain : bebas
Waktu : 10 menit
Tujuan : Melatih kecekatan & Melatih kesetiakawanan
Unsur hiburan
Semua
anak membentuk lingkaran dengan jarak kira-kira 1 meter. Semakin ahli,
jaraknya dapat semakin jauh. Tiap anak memegang tongkatnya hingga
berdiri tegak di lantai. Bila ada perintah “ya” tiap anak harus
melepaskan tongkatnya dan cepat-cepat menangkap tongkat teman di sebelah
kanannya. Bila tongkat itu sudah keburu jatuh, maka ia dikeluarkan.
Permainan ini sangat menyenangkan dan dapat bervariasi. Jarak antar anak
dapat diperbesar bila anak-anak sudah mampu, perintah dapat berupa
“kiri” atau “kanan”. Bila ingin permainan lebil lama, maka setelah jatuh
3 kali baru dikeluarkan.
Jumat, 14 Desember 2012
Kumpulan Sandi-Sandi
Kata
sandi berasal dari bahasa Sanskerta, yang artinya rahasia. Karena itu
maka tulisan rahasia disebut sandi, atau tulisan-tulisan yang
dirahasiakan. Huruf atau kata sandi sulit dimengerti kecuali kalau kita
mengetahui kunci atau cara memecahkannya.
Asal mula sandi ini berasal dari para pahlawan jaman dulu yang suka berkelana dan suka berpindah-pindah tempat tinggal,untuk itu mereka harus memiliki kata
sandi dan bisa mempergunakannya berbagai bentuk sandi untuk mengecoh /
mengelabui lawan-lawan atau musuhnya. Sekitar tahun 3000 SM, di Kerajaan
Babilonia telah ditemukan tulisan cuneiform. Untuk mengirimkan
berita rahasia antar kota, mereka menulis pesan di kepala para budak
yang baru dicukur, lalu menunggu sampai rambutnya tumbuh. Kemudian budak
itu dikirim ke tempat yang dituju. Di tempat tujuan, kepala budak
dicukur kembali untuk mengetahui pesan yang tersembunyi.
1. Sandi Koordinat / Merah Putih
Cara
: buatlah perkataan kunci, missal GUDEP SEDIA (maka kata-kata ini yang
menjadi kuncinya,ingat kata kunci harus dua kata dan jumlah hurufnya 10 buah, masing-masing kata terdiri dari 5 huruf).
G
|
U
|
D
|
E
|
P
| |
S
|
A
|
B
|
C
|
D
|
E
|
E
|
F
|
G
|
H
|
I
|
J
|
D
|
K
|
L
|
M
|
N
|
O
|
I
|
P
|
Q
|
R
|
S
|
T
|
A
|
U
|
V
|
W
|
X
|
Y
|
2. Sandi Rumput
Sandinya dibuat menyerupai rumput ( rumput pendek berarti titik sedangkan rumput panjang berarti garis )
Contoh :
PRAMUKA = .--. / .-. / .- / -- / ..- / -.- / .-
. = λ
- = Λ
Maka PRAMUKA =
3. Sandi Abjad / Sandi Balik
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Z Y X W V U T S R Q P O N M L K J I H G F E D C B A
Kunci = AZ atau ZA, bisa juga ditulis A = Z atau sebaliknya.
Contoh : GUDEP akan kita tuliskan TFWVK
Kita lihat G ada di atas huruf T, lalu U ada di atas F, dst.
4. Sandi AND
Sandi AND adalah sandi yang huruf-hurufnya diletakkan pada kata AND,contoh :
ANDA KANDU ANDA DANDA DANDI SANDI NANDI
A K U A D A D I S I N I
= Aku ada di sini
5. Sandi Siput
Sandi yang cara membacanya berputar menyerupai rumah siput, dengan cara mencari kata yang paling tengah (ada tandanya).
Contoh :
U D U N I A
D O W E L
N P B A L
A N E D B
P K A P A
= Baden Powell Bapak Pandu Dunia
Sabtu, 24 November 2012
Hari Besar Internasional Dan Nasional
Januari
01 : Hari Perdamaian Dunia
25 : Hari Kusta Internasional
Februari
06 : Hari Waitangi New Zealand
23 : HUT Rotary Club
01 : Hari Perdamaian Dunia
25 : Hari Kusta Internasional
Februari
06 : Hari Waitangi New Zealand
23 : HUT Rotary Club
Sejarah Bendera Merah-Putih
Bila kita melihat deretan bendera yang dikibarkan dari berpuluh-puluh
bangsa di atas tiang, maka terlintas di hati kita bahwa masing-masing
warna atau gambar yang terdapat di dalamnya mengandung arti, nilai, dan
kepribadian sendiri-sendiri, sesuai dengan riwayat bangsa masing-masing.
Demikian pula dengan bendera merah putih bagi Bangsa Indonesia. Warna
merah dan putih mempunyai arti yang sangat dalam, sebab kedua warna
tersebut tidak begitu saja dipilih dengan cuma–cuma, melainkan melalui
proses sejarah yang begitu panjang dalam perkembangan Bangsa Indonesia.
Jumat, 23 November 2012
Perlengkapan Berkemah PERALATAN KEMAH
Mau berkemah ? Pahami dulu apa tujuan berkemah, apakah sekedar rekreasi
atau berkemah dengan banyak acara kegiatan. Lalu apa saja yang harus
dibawa ?
Dan perlengkapan tersebut adalah :
1. Ransel, gunakan ransel yang ringan dan anti air.
2. Pakaian perjalanan; bawalah pakaian dengan bahan yang kuat dan mempunyai banyak kantong.
3. Pakaian tidur; selain training pack, bawa juga sarung untuk penahan dingin dan sholat, bagi yang beragama islam.
4. Jaket tebal, dari bahan nilon berlapis kain dan berponco.
5. Kantung tidur (sleeping bag) dan alas tidur (matras).
6. Pakaian cadangan; masukan dalam plastic.
7. Peralatan makan; piring, sendok, garpu, gelas/mug, tempat air.
8. Peralatan mandi; gayung, sabun, sikat gigi, pasta gigi, sandal, handuk.
9. Peralatan masak; misting, kompor spiritus, kompor paraffin.
10. Sepatu; gunakan sepatu yang menutupi mata kaki.
11. Kaos kaki; membawa cadangan kaos kaki dan simpan dalam plastic.
12. Sarung tangan; untuk pelindung dan penahan dingin.
13. Topi.
14. Senter; selain utnuk penerangan, berguna juga untuk memberi isyarat.
15. Peluit; berguna untuk berkomunikasi.
16. Korek api; baik itu korek api gas atau korek api kayu dan simpan dalam tabung bekas film agar aman.
17. Ponco; berguna untuk jas hujan, tenda darurat, alat tidur dan lain-lain. Jika tidak ada ponco, bawalah plastic tebal selebar taplak meja.
18. Obat-obatan pribadi.
Dan perlengkapan tersebut adalah :
1. Ransel, gunakan ransel yang ringan dan anti air.
2. Pakaian perjalanan; bawalah pakaian dengan bahan yang kuat dan mempunyai banyak kantong.
3. Pakaian tidur; selain training pack, bawa juga sarung untuk penahan dingin dan sholat, bagi yang beragama islam.
4. Jaket tebal, dari bahan nilon berlapis kain dan berponco.
5. Kantung tidur (sleeping bag) dan alas tidur (matras).
6. Pakaian cadangan; masukan dalam plastic.
7. Peralatan makan; piring, sendok, garpu, gelas/mug, tempat air.
8. Peralatan mandi; gayung, sabun, sikat gigi, pasta gigi, sandal, handuk.
9. Peralatan masak; misting, kompor spiritus, kompor paraffin.
10. Sepatu; gunakan sepatu yang menutupi mata kaki.
11. Kaos kaki; membawa cadangan kaos kaki dan simpan dalam plastic.
12. Sarung tangan; untuk pelindung dan penahan dingin.
13. Topi.
14. Senter; selain utnuk penerangan, berguna juga untuk memberi isyarat.
15. Peluit; berguna untuk berkomunikasi.
16. Korek api; baik itu korek api gas atau korek api kayu dan simpan dalam tabung bekas film agar aman.
17. Ponco; berguna untuk jas hujan, tenda darurat, alat tidur dan lain-lain. Jika tidak ada ponco, bawalah plastic tebal selebar taplak meja.
18. Obat-obatan pribadi.
TEKNIK PENYEBERANGAN SUNGAI
Jika melakukan perjalanan (jalan kaki menyusuri sungai, rawa, dan
pantai) pada suatu saat kita akan dihadapkan pada keadaan yang
mengharuskan untuk menyeberang. Sebab itu seorang penjelajah harus
mempunyai kemampuan untuk menyeberangi sungai dan rawa Teknik
menyeberangi sungai dapat dikategorikan menjadi dua teknik yaitu: teknik
penyeberangan sungai tanpa alat dan teknik penyeberangan sungai dengan
alat. Teknik penyeberangan sungai tanpa alat
Di daerah pegunungan dapat terjadi perubahan yang sangat cepat pada keadaan air sungai. Air hujan dapat mengakibatkan sungai kecil seketika menjadi buas dan berbahaya, karena itu bila kita melihat cuaca yang buruk dan kemudian ragu-ragu untuk menyeberangi sungai maka penyeberangan itu sebaiknya ditunda sampai keadaan memungkinkan untuk di seberangi. Namun bila kita memutuskan untuk tetap melakukan penyeberangan sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut :
Di daerah pegunungan dapat terjadi perubahan yang sangat cepat pada keadaan air sungai. Air hujan dapat mengakibatkan sungai kecil seketika menjadi buas dan berbahaya, karena itu bila kita melihat cuaca yang buruk dan kemudian ragu-ragu untuk menyeberangi sungai maka penyeberangan itu sebaiknya ditunda sampai keadaan memungkinkan untuk di seberangi. Namun bila kita memutuskan untuk tetap melakukan penyeberangan sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut :
Rabu, 21 November 2012
Yel-Yel Al-islam #1
1) Oyaya-oayaya
Pasukan coba luruskan
Jangan tengok keblakang
Diblakang ada macan
Nanti kamu dimakan
1 , 2 , 3 , 4
Kamilah yang terhebat
2) su-sungguh kami dewan ambalan
Ambalan memang jempol
Jempolnya jempol gajah
Gajahnya gajah bengkak
Bengkak 3x si
Si si permisi-permisi-permisi
Selasa, 20 November 2012
Struktur organisasi koordinator putra pon-pes al-islam joresan
Langganan:
Postingan (Atom)